GAPKI
Daftar Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit
July 31, 2016
Pupuk
Cara Melakukan Pemupukan Kebun Kelapa Sawit
August 17, 2016
Lahan Sawit Indonesia

Nama Perusahaan Kebun Sawit Terbesar di Indonesia

Lima besar perusahaan perkebunan kelapa sawit terbesar di Indonesia. Sinar Mas Group (PT Golden Agri Resources), Wilmar International Group, Perkebunan Nusantara (PTPN) IV, Astra Agro Lestari Group (PT Astra Agro Lestari Tbk,) Minamas Plantation Group

Sejak awal pemerintahan baru Indonesia era Presiden Jokowi, pengembangan sektor ekonomi terus dilakukan dengan pesat. Termasuk menarikan investor dari luar negeri agar menanamkan kekayaannya di Indonesia. Uniknya, sektor yang paling mendapat suntikan investasi terbesar adalah industri kelapa sawit. Sektor CPO (Crude Palm Oil) ini memperoleh sebesar USD 2,5 miliar, jauh dibandingkan lainnya. Umumnya dilakukan oleh pengusaha konglomerat Indonesia dan Asia Tenggara.

Para pengusaha ini membangun setidaknya sampai 25 grup perusahaan perkebunan kelapa sawit yang menguasai hampir setengah pulau jawa atau sekitar 5,1 juta hektare. Dari total tersebut, 3,1 juta hektar sudah ditanami dan sisanya belum. Hingga saat ini perkebunan kelapa sawit di Indonesia telah lebih dari 10 juta hektare.

Berbagai grup bisnis kelapa sawit ini dikendalikan oleh setidaknya 29 taipan (konglomerat kaya) Asia yang berpengaruh. Didasarkan dari kajian Lembaga TuK Indonesia dan Profundo serta gabungan data konservatif yang ditulis Forbes dan Jakarta Globe menunjukkan sejumlah perkebunan kelapa sawit terbesar di Indonesia yang masuk dalam bursa efek. Bursa efek Jakarta ada 11 perusahaan, bursa efek Singapura 6 perusahaan, bursa efek Kuala Lumpur 3 perusahaan dan terakhir satu perusahaan di bursa efek London.

Beberapa perusahaan kelapa sawit terbesar di Indonesia:


1. Group Wilmar International

Group bisnis yang dipimpin oleh Martua Sitorus, pria asal Pematangsiantar, Sumatera Utara ini dikenal sebagai raja sawit Asia. Lini usahanya terintegrasi dari hulu ke hilir dan memiliki pabrik biodiesel terbesar di dunia yang ada di Riau. Produk minyak goreng dihasilkan dikenal dengan produk Sania. Hingga kini Wilmar Memiliki 300 pabrik manufaktur di beberapa negara. Jaringan bisnisnya juga telah mencapai 25 negara.

2. Sinar Mas

Grup ini memiliki puluhan anak perusahaan yang bergerak mulai dari sektor agrobisnis, telekomunikasi hingga media. Salah satu anak perusahaan nya adalah PT SMART Tbk yang bergerak di produsen kelapa sawit dan Asia pulp & paper. Pioner bisnis ini adalah Eka Tjipta Widjaja sebagai pebisnis senior paling perpengaruh di Asia.

3.SALIM GROUP

Salim group yang digawangi oleh Anthoni Salim juga memiliki banyak anak bisnis yang bergerak di berbagai bidang. Salah satunya yang bergerak di bidang kebun kelapa sawit adalah PT Salim Ivomas Pratama Tbk.

Selain tiga besar group bisnis yang menguasai sektor kelapa sawit, terdapat 22 group lagi yang juga tidak kalah besarnya. Yaitu Jardine Matheson (Henry Kaswick asal Skotlandia), Surya Dumai (Martias dan Ciliandra Fangiono), Batu Kawan (Lee Oi Hian asal Malaysia), Raja Garuda Mas (Sukanto Tanoto), Sampoerna (Putra Sampoerna), Provident Agro (Edwin Soeyadjaya, Sandiaga Uno), Grup Anglo Eastern (Lim Siew Kim, Malaysia), Austindo (George Tahija), Bakrie (Aburizal Bakrie), BW Plantation (Peter Sondakh) dan lainnya. Perkembangan ekspansi bisnis kelapa sawit yang sangat besar, hingga Direktur Profundo, Jan Willem van Gelder mengatakan bahwa selama 5 tahun pertumbuhan bisnisnya mencapai 35%. Jika dihitung total ekspansi, dalam satu tahun rata-rata perluasan bertambah 520.000 hektare atau mencapai luas pulau Bali.

Pada halaman terpisah situs SoilIndo, perusahaan perkerasan jalan tanah perkebunan dan tambang dapat dilihat daftar perusahaan perkebunan kelapa sawit di Indonesia yang berjumlah 683 perusahaan, dan pada tahun 2016 pemerintah telah memperpanjang moratorium penghentian perluasan lahan sawit di seluruh wilayah nusantara.

"Jadi saat instruksi (moratorium) dari Presiden nanti turun, seluruh pengajuan izin pelepasan lahan segera kami tunda. Saat ini terdapat sekitar 950 ribu hektare yang akan kami tunda dan hal ini bisa terus bertambah"
Awang- KLHK, (18/7/2016)