Jalan Rusak
Penyebab Kerusakan Jalan
June 17, 2016
Stabilisasi Tanah
4 Sasaran Utama Pengaturan Stabilitas Tanah
June 29, 2016
Perkebunan Sawit

Cara Memelihara Jalan Tanah Kebun Sawit

Jalan tanah di perkebunan kelapa sawit memiliki peran penting untuk memperlancar proses produksi dan distribusi kelapa sawit. Jika jalan terhambat tentu konektivitas akan terganggu, kualitas kelapa sawit menurun karena datang terlambat hingga pengontrolan yang tidak bisa dilakukan dengan baik. Perkerasan jalan tanah menjadi salah satu pilihan yang harus dipenuhi agar kegiatan industri ini tetap berlangsung dengan baik.

Jalan yang tersusun atas bahan dasar tanah tentu memiliki perawatan yang berbeda dibandingkan dengan jalan raya dari beton atau aspal. Jalan aspal lebih tanah lama dan tahan terhadap cuaca dan lalu lintas yang padat. Sedangkan jalan tanah lebih labil ketika musim hujan datang, munculnya genangan air hingga lalu lintas yang tinggi dan beban masa truk yang melewatinya. Pemeliharaan jalan tanah pada lokasi kebun sawit bisa dilakukan dengan berbagai hal, secara umum terbagi menjadi dua yaitu:

1. Secara Manual

Perawatan jalan bisa dilakukan dengan melakukan perbaikan secara berkala. Perbaikan secara manual dilakukan dengan tenaga kerja pria yaitu membuang air yang menggenang di jalan melalui lubang-lubang kecil. Bisa menggunakan pipa atau tunas kelapa sawit, lalu menutup jalan dengan daun kelapa sawit. Setelah kering daun ini bisa diambil, istilah ini dikenal dengan nama rempes.

2. Mekanis

Perawatan mekanis pada perkerasan jalan tanah biasanya dilakukan dalam skala besar menggunakan grader Catepillar seri 120 G dengan sistem chamber. Dengan sistem ini air hujan akan lebih mudah mengalir ke parit melalui lubang yang telah dibuat sebelumnya. Perawatan jalan tanah pada perkebunan kelapa sawit tidak hanya dilakukan dengan perbaikan, melainkan juga dengan penjagaan kondisi agar tetap keras dan berfungsi secara normal. Langkah yang sering dilakukan untuk memelihara jalan tanah diantaranya disajikan pada artikel yang dilengkapi pada situs milik SoilIndo, perusahaan perkerasan jalan tanah di Indonesia yang melayani pelanggan, perusahaan di berbagai daerah di nusantara. Mulai dari Indonesia bagian barat, tanah Aceh di pulau Sumatera hingga sisi timur paling ujung negeri, tanah Papua.

a. Mengalirkan Air Melalui Badan Jalan Ke Parit

Agar air bisa mengalir ke parit, maka sebaiknya bentuk jalan tanah dibuat berbentuk chamber. Jika sudah mulai datar bisa juga ditambah dengan parit kecil pada badan jalan agar air bisa mengalir cepat ke parit.

b. Membuat Cross Drain

Cross drain dimaksudkan untuk membuat parit sebelah atas bisa menyeberangi jalan tanpa merusak jalan. Ada beberapa tipe cros drain yaitu jembatan betina yang terbuat dari kayu dan beton, gorong gorong, pipa paralon. Bahan yang paling banyak digunakan adalah pipa paralon 14 inch karena pemasangan lebih mudah dan praktis.

c. Membuat Parit dan Sodetan

Salah satu kunci jalan tanah awet adalah dengan adanya parit yang mengalirkan air dari badan jalan menuju sisi yang lain. Sementara sodetan bermanfaat unuk membuang air di parit ke dalam kebun sawit agar volume air di parit tidak meluber. Jarak sodetan yang sering digunakan adalah 50 meter.

d. Laterik dan Sirtu

Untuk memaksimalkan perkerasan jalan, bisa juga ditambahkan dengan laterik atau sirtu (pasir batu) dengan ketebalan 10-20 cm.

e. Rempes Jalan (Pangkas Pelepah)

Memangkas pelepah jalan ditujukan agar cahaya matahari bisa sampai pada permukaan jalan dan membuat perkerasan lebih maksimal. Cobalah kasino best android slot games dan menang! Meskipun pemeliharaan jalan tanah dilakuakn secara manual, namun tetap harus menggunakan alat grader dan compactor. Agar tanah bisa berbentuk cembung dan ketika hujan turun air tidak bisa menggenang.

Pemeliharaan jalan tanah sebaiknya dilakukan setiap enam bulan sekali agar penanganan bisa maksimal. Sedangkan untuk pembentukan drainase dan penanganan jalan tanah harus dilakukan sejak dini terutama sejak kebun kelapa sawit dibangun. Perhitungan yang matang akan membuat air tidak bisa tergenang di jalan tanah dan perkerasan jalan bisa berlangsung maksimal.